Showing posts with label CELOTEH. Show all posts
Showing posts with label CELOTEH. Show all posts

Feb 6, 2015

Anak baik

"Aku mau jadi anak baik, biar bisa buat Bu Ellys masuk surga,"

***

Hai.
Mengajar anak-anak memang banyak kejutannya. Setiap hari selalu ada cerita, yang lucu ataupun menyebalkan, yang sedih ataupun membahagiakan. Celoteh, tawa, tangis sudah jadi makanan sehari-hari. Anak-anak berumur 6-7 tahun ini mengajarkan saya banyak hal.

Kejadiannya kemarin. Saya kebetulan mengajar sendiri karena partner saya sedang menjadi penguji tes masuk. Mengelola kelas sendiri (apalagi kelas 1 SD) membutuhkan energi yang besar. Tidak boleh emosi, tidak boleh berteriak.

Hari itu saya mengajar pengurangan dengan cara meminjam. Ada 7 orang yang kesulitan dalam memahami. Alhasil saya harus menukar posisi duduk mereka menjadi baris paling depan. Saya tukar dengan anak-anak yang sudah lebih paham. Salah satu diantara yang lebih paham itu adalah Adelia.

Adelia adalah anak yang kemampuan kognitifnya di atas rata-rata. Kemampuan psikomotor dan sosialnya juga tinggi. Dia sudah lebih nalar dibandingkan dengan anak yang lain. Mungkin karena dia adalah anak yang kedua orangtuanya bekerja, sehingga lebih mandiri. Emosinya saja yang belum terkontrol jadi dia suka menegur temannya dengan nada suara yang tinggi, sampai temannya menangis.

Setelah saya pindahkan Ia ke belakang, Ia mengobrol dan mengganggu konsentrasi kelas. Saya tegur dengan memberikan Ia pengertian dan lumayan berhasil walau sesekali masih mengobrol.

Setelah pelajaran usai dan kelas sedang persiapan untuk makan siang, Adelia sudah kembali ke posisi duduknya semula. Ia menyeletuk, "Bu Ellys, aku mau jadi anak baik, biar bisa buat Bu Ellys masuk surga,". Saya tentu saja terkejut mendengar kata-kata itu keluar dari mulut anak kelas 1 SD. Ia berkata lagi "Iya kan kalo aku baik trus masuk surga, nanti ditanya siapa ibunya siapa ayahnya siapa gurunya,".

Saya tahu Adelia pasti baru mendengar kata-kata itu dari orang yang lebih tua, mungkin orangtuanya atau guru mengajinya di rumah. Tapi celoteh yang sederhana itu menyentil hati saya.

Apakah saya sudah cukup baik untuk bisa membuat kedua orangtua saya dan seluruh guru yang pernah mengajar saya masuk surga kelak?

Semoga.

***

Mungkin pekerjaan saya secara formal tertulis 'pengajar' tapi sungguh sebenarnya saya yang terus-menerus belajar banyak dari anak-anak ini. Alhamdulillah.

Tabik,

S.


Nov 16, 2014

blessed

One night,
I dreamed about my school.
my teachers.
my friends.

Then I dreamed about my internship.
my students, my best partners ever.

Then I dreamed about me teaching some kids.
at my primary school.

and now here I am.
in front of class.
in front of kids.
I call them, my students.
They call me, teacher.

I was so excited at the first.
getting nervous until now.
trying to answer my own question about:
Can I be a good teacher?

Kids,
Thanks for being my first official students.
Thanks for making me feel so blessed to have you as my students.
I love you all since the first time we met, and I'll always do.

Sincerely,
Miss. E


Jul 17, 2014

When my mind is talking blablabla.

Dear, Pages.

I keep disappointing myself and it truly hurts me inside. I keep cheering myself up and it still on progress. I keep hoping for the best and will always be. I keep looking for a miracle and believe it lies in somewhere I haven't seen.

I keep trying to love myself and it is the hardest part.

Dear, Pages.

How the future will be? How does it look like? Am I sacrificing for some great things ahead? Could you give the answer?

Dear, Pages.

You don't have to answer it anyway.

Thanks for being here.

Love,
S.

Jun 28, 2014

Marhaban Yaa Ramadhan!

Halo!

Ini waktu yang berputar lebih cepat atau saya yang menjalani hidup dengan terlalu santai, ya? Ramadhan tahun ini sudah tiba. Saya menyambut Ramadhan dengan perasaan gugup gegap gempita membayangkan keberkahan yang membuncah di bulan ini, seperti anak kecil yang kebingungan di tengah hujan lolipop, bingung mau menadah lolipop dari sebelah mana. Analogi itu agak gak baik sih sebenernya. Soalnya bingung yang lama akan menyebabkan bengong. Jadinya malah gak ngambil satu lolipop pun, kan malah jadi salah.

Makanya jangan melamun di tengah hujan lolipop, Adik-adik! Lekas ambil wadah untuk menampung. Begitupun Ramadhan tahun ini. Semoga berkah yang berlimpah bisa kita nikmati dengan sebaik-baiknya. Amin.

---

Selamat menjalani hari-hari penuh berkah di bulan Ramadhan.
Selamat menikmati santap sahur dan berbuka dengan yang tersayang.
Selamat beribadah sepuas-puasnya.

Salam,

S. 


May 26, 2014

Mencari Alasan Untuk Tidak Mengeluh

Kita hidup untuk alasan-alasan yang harus kita hidupi dan pada akhirnya menghidupi kita. Saya bingung menentukan siapa yang menghidupi siapa pada konteks kalimat itu. Saya percaya bahwa tiap dari kita pasti punya alasan untuk melakukan apapun atau menjadi siapapun dan bagaimanapun caranya. Saya makan karena saya lapar. Saya tidur karena saya mengantuk. Saya ingin menjadi guru karena........... dan karena-karena lainnya dalam hidup kita.

Saya gemar mencari alasan. ha ha ha ha. Jadi saya suka banyak nanya, "kenapa begini? kenapa begitu?". Kalo ada yang baik meladeni pertanyaan saya ya pasti dijawab, tapi untuk mereka yang gak sabar pasti jawab "Gak semua yang terjadi harus ada alasan, Pi," atau "Gak punya alasan juga alasan orang gak mau jawab, kan?" sampe kayak gini "gak semua pertanyaan ada jawabannya,". Ya pokoknya begitu. Pada akhirnya saya menelan rasa penasaran dan semua kenapa yang ada di kepala saya sendirian.

Kebetulan semester akhir memang memancing saya untuk sedikit lebih banyak mengeluh dibanding semester sebelumnya. Sebentar-sebentar capek, sebentar-sebentar males, sebentar-sebentar galau, sebentar-sebentar pengin main. Ya gitulah. Semester ini seru banget sih, cuma ya jadi cepet ngeluh, lebih manja, pengin diperhatiin, dll.

Makanya saya memutuskan untuk ikut ke Cibuyutan hari Sabtu lalu, bermalam di sana lagi untuk kedua kalinya setelah 3 tahun nggak ke sana. Saya pernah cerita tentang di mana Cibuyutan dan pengalaman saya ke sana waktu itu di sini. Saya dan teman-teman juga punya wadah untuk siapapun yang mau bantu Cibuyutan di sini. ((promosi))  

Salah satu perbedaan dari perjalanan pertama saya waktu itu dan perjalanan saya kemarin adalah waktu itu kami berangkat pagi, jadi cuaca belum terlalu panas. Sementara kemarin kami naik ke Cibuyutan tengah hari pas matahari ada di atas kepala. ha ha ha ha. Seruuuu kan.

Alhamdulillah banyak perubahan yang terjadi di Cibuyutan semenjak kedatangan pertama kami waktu itu. Banyak pihak yang membantu dan mendukung Cibuyutan dari segi apapun. MI Miftahussolah sekarang sudah berbentuk bangunan dengan fasilitas yang memadai, tidak lagi bilik bambu seperti kandang sapi. Setiap sabtu dan minggu ada kegiatan belajar untuk orang tua yang tuna aksara. Cibuyutan sudah punya panel surya, jadi setiap malam bisa menikmati listrik tergantung cuaca pada siang harinya. Kalau terik seperti kemarin, listrik bisa tahan semalaman sampai pagi. Alhamdulillah.

Saya ke sana memang dengan niat untuk mencari alasan agar tidak cepat mengeluh. Anak-anak Cibuyutan yang melanjutkan sekolah ke tingkat SMP harus turun dari kampungnya menuju kampung di bawah yang lebih maju, melewati hampir 10 km pulang pergi perjalanan dengan trek bebatuan yang naik turun terjal. Tapi mereka tidak mengeluh. Anak-anak harus belajar dengan semangat dari diri mereka sendiri tanpa bantuan siapapun di rumah karena orangtua mereka tuna aksara, dan mereka belajar dengan keterbatasan informasi, hanya dari buku, tanpa akses internet. Tapi mereka tidak mengeluh.

Sementara saya.........................................................................................

***

Jangan sampai karena terlalu sering menunduk, kita jadi lupa bagaimana caranya menoleh.

Jangan karena terlalu sering mengeluhkan apa yang kita hadapi, kita jadi gak sempet sadar kalau di sekeliling kita ada yang dihadapkan dengan masalah yang jauh lebih berat dan mereka mampu menghadapinya dengan senyuman.

Semoga selalu lebih dewasa ya, diriku.

Salam,

S.


Apr 13, 2014

Ya.

Selama cinta ini masih haram, ini haram.
Maka halalkan.

Selama rindu ini masih haram, ini haram.
Maka halalkan.

Semoga doa kita bersua di satu titik di langit sana,
menggema semesta.

---

Love,

S.

 

Apr 3, 2014

Untuk Sementara by @PramoeAga on tumblr

Untuk sementara, kita lebih banyak berteman dengan rindu; dengan doa - doa pelipat jarak, dengan sekarung harapan bertemu.

Untuk sementara, biar kita berjalan beriringan tanpa sejalan. Percakapan adalah tanaman yang musti kita rawat, dan kesabaran adalah bocah rewel yang perlu dijaga. Ingatlah, mereka adalah harta yang mengayakan kita.

Untuk sementara, biar rindu menjadi teman paling rajin hinggap di dada. Menggelembung, menyesakkan ruang sempit di sana. Memanjangkan musim dingin, menambah rajin gigil.

Lelah ini hanya sementara. Hanya mengambil beberapa jumput waktu bersama dan mengalikan dua jarak yang ada. Tak apa, hanya sementara. Bukan selamanya. 

---

source: here

Mar 9, 2014

Home

I don't need to break your walls as Miley wanted
because you open the door gently
and let me in

I just need to love you unconditionally
as Katy would
and I will

And there is no question such 'who you love'
as Mayer asked
because you are my answer

Love,
S.



Mar 4, 2014

Adrenalin

Jangan tersenyum.

Adrenalku hilang kendali,
hormonnya jadi lebih banyak diproduksi.



Dec 1, 2012

GIFT from SEOUL

Hello!

My last post was about nasional.is.me but now I'm gonna post about Korean stuff. Ha ha ha. Do you know Epik High? YES! They got award for Best Rap Performance on MAMA. Tak usah cang cing cung lah. Lanjut saja!

How did I get to know EPIK HIGH

Curhat bentaran ya. Saya tau EPIK HIGH pertama dari YG Family Concert 2012. Ada performance dari Tablo feat Park Bom 2NE1. Mereka nyanyi lagu BAD dan sangat tidak BAD alias keren banget. Kemudian saya tanya kepada kawan saya yg ahli dalam per-korea-an siapa lagi kalo bukan Didil. Dia bilang kalo Tablo ini member dari group rap EPIK HIGH. Didil bilang gaya rap mereka beda, keren. Cuma mereka lagi vakum waktu itu makanya Tablo solo career dulu. 

Saya mulai liatin MV epik high dan dengerin lagunya. Enak sih. Rap gitu cuma gak terlalu strong jadi yaaa telinga saya nerima. Coba liat di bawah ini


Yang lain cari sendiri yaa :)

I GOT THOSE STUFFS

Jadi 19 Oktober kemaren Epik High bangun dari hiatus. Mereka ngeluarin album baru. Trus YGEntertainment ngadain promo event epikhigh. Awalnya saya gaktau kalo itu event berhadiah. Saya pikir cuma games biasa gitu. Tapi tiba - tiba .....


WHOAH. Di mention sama YGEntertainment HAK HAK HAK langsung norak. Saya pikir becandaan. Eh terusnya......





Abis dimention trus diDM -____-" yaudah lah yaa pusing kan lu. Abis itu.....




di email kan lu! HAK HAK HAK. Sehingga pada akhirnya siang ini mereka datang dari Korea.....




















I GOT THEM. Free signed CD that include EpikHigh Card, Greeting Message from Tablo, sticker, and guitar 'pik' I guess. And I also got 'BLOSHITUP' cap. And the most important thing is : those stuffs come from YG. ThankYou, YG!




Thankyou hahaha

Sufia.




Nov 30, 2012

move!

Hello, world.

I've just read nasional.is.me by Pandji. Emang rada telat sih baca ini, telat banget malah. Tapi kan lebih baik telat daripada enggak sama sekali. Sebelum baca buku ini saya udah tau lah yaa tulisan Mas Pandji bakal ke arah mana. Dari judulnya aja keliatan banget tujuan Beliau nulis buku ini.
Intermezo aja, saya tau Mas Pandji waktu Beliau masih jadi host di realityshow gitu. Trus tau tau jadi terkenal dari IndonesiaUnite - merdesa - staandupcomedy. Oke, bagaimanapun jalan cerita hidup Beliau, I really adore him, very inspiring maaaan!

---

Which one that you don't like, Indonesia or Indonesian ? 

Saya nggak ngerti kenapa saya nulis kalimat di atas. Tapi I feel that question after read that book. Semacam gini, jadi sebenernya yang lo gak suka tuh negaranya apa orang-orangnya?

Indonesia ya? hmmmm. Saya merasa gak pantes buat ngomentarin macem macem tentang Indonesia. Selama 20 tahun saya hidup, mobilitas saya cuma di pulau Jawa! Oke, saya hapal provinsi di Indonesia, tau danau terbesar di Indonesia, gunung tertinggi, apapun. Informasi tentang Indonesia udah tersebar di mana - mana. Potensi kekayaan alam Indonesia sama banyaknya sama penduduknya. Berita baik dari Negara kita sama banyaknya sama berita koruptor atau urusan politik pemerintahan. Saya tau itu, temen - temen juga tau itu. Tapi kalo ditanya, Indonesia itu apa? Bagaimana? bla bla bla.

Indonesia is my country.

Saya gak pernah merasa menyesal lahir di sini karena memang bukan tipikal saya untuk mengeluhkan hal - hal demikian. Saya percaya, semua tempat yang Tuhan pilih adalah baik. Mungkin perasaan yang lebih tepat adalah minder. Saya merasa Indonesia jauh tertinggal di belakang. Sedih, prihatin. But unable to do something.

Saya gak mungkin ga suka sama Indonesia. Lha wong kata orang tanah kita tanah surga! Biarpun saya cuma liat dari internet - tv - koran, tapi saya tau Indonesia itu indaaaaah. Dan keindahan Indonesia gak cuman Bali doang. Saya baru inget kalo saya pernah ke luar pulau Jawa. Saya ke kepulauan seribu! HA HA HA HA HA HA Yang penting ke luar Jawa kan? Ke pulau Bira. Bukan! Bukan Pramuka! Bukan Tidung! Saya lumayan bangga karena kebanyakan temen - temen saya cuma tau Pramuka sama Tidung. Tapi sebenernya sedih, karena pantai sedemikian indahnya belum diketahui banyak orang. Yaelaah labil banget lu, Pi -_-

Sebelum keliling dunia saya mau keliling Indonesia dulu. Belitong, Lombok, Bunaken, Semeru, Kerinci, Raja ampat. Semoga Tuhan mengizinkan, amin! 

Jadi intinya, I have no reason to hate this beautiful country.

Orang - orangnya? hmmmm. Hanya karena Jakarta itu ibukota, seolah penduduk Jakarta adalah representasi dari penduduk Indonesia. ENGGAKLAH. Di daerah pegunungan, mana ada penduduk yang konsumtif? Makan tinggal manen kebun sendiri, potong ayam sendiri. Di daerah pelosok Indonesia, mana ada penduduk yang kasar? Ada batas yang sangat jelas antara orang tua sama yang lebih muda. Unggah ungguh yang baik. Sopan santun. Tata krama. Saya paham betul semua ras manapun di Indonesia sangat ramah. Kebetulan saya orang Jawa. Kebetulan masih ada hubungan darah sama Hamengkubuwono. Jadi ya begitulah. Setiap saya pulang kampung, semua orang hobi senyum. Ga pandang buluh, ga pandang usia. Sahabat saya orang Batak. Galak? Enggak! Gila iya.

Jadi, saya paham makna dari nila setitik rusak susu sebelanga. Only because of those f*ck politician, so we judge all Indonesian like that.

hmmmm. I like Indonesia and also Indonesian (karna saya juga Indonesian). But.........

---

Indonesia depends on YOU

Recently, negara kita udah jarang yang kerjaannya mengkritik doang. Memang masih ada sebagian kecil, tapi sebagian yang lain sudah mulai bergerak. Sekarang banyak organisasi kepemudaan yang aktif dalam lingkup regional, nasional bahkan internasional. Teman - teman saya banyak yang aktif. Saya? I have a lot of dreams but I'm just staying here like a fool!

Di kampus saya banyak organisasi, BEM dan organisasi lain. Saya gak ikut BEM di kampus. Tapi saya masih terdaftar dalam kepengurusan sebuah organisasi kepemudaan. TAnKMIPA dan Desa Binaan. Tapi saya sok sibuk sehingga sudah sangat jarang join bareng. Begitu. Gerak saya terbatas. Banyak tapinya. ck. 

Kalo baca tulisan bold di atas saya jadi mikir "What have I done for this country?" speechless. 

---

My friend has just visited Thailand for Asean Student Forum. I really envy her. Suatu saat pasti ada giliran saya untuk buat negeri ini bangga. Dan suatu saat itu gak akan pernah ada selama saya belum MOVE! dan ACT!



Sufia.

 

   

#Sufia

Sorbonne, Seoul, Saudi Arabia, SOON