Yang aku ingat dari turunnya hujan adalah
aroma tanah yang mengharum saat basah mulai menerpa
derap langkah yang susul-menyusul mencari peneduh
jemari yang mencari genggaman sambil kaki terus berlari
***
Yang aku ingat dari terbitnya fajar adalah
kesibukan yang muncul dari mulut yang menguap lebar
roti yang terjepit lidah menanti susu yang masih di tangan
asap kendaraan yang malu-malu berteman dengan kabut
***
Yang aku ingat dari datangnya senja adalah
letih yang menyatu dengan polusi
rindu yang terlampiaskan ataupun tidak
jingga yang menghitam pelan-pelan
***
Ada kamu dalam tiap hujan yang aku temui
(dan selalu aku ingat)
Ada kamu dalam tiap fajar yang aku datangi
(dan selalu aku ingat)
Ada kamu dalam tiap senja yang aku lalui
(dan selalu aku ingat)
***
S.
aroma tanah yang mengharum saat basah mulai menerpa
derap langkah yang susul-menyusul mencari peneduh
jemari yang mencari genggaman sambil kaki terus berlari
***
Yang aku ingat dari terbitnya fajar adalah
kesibukan yang muncul dari mulut yang menguap lebar
roti yang terjepit lidah menanti susu yang masih di tangan
asap kendaraan yang malu-malu berteman dengan kabut
***
Yang aku ingat dari datangnya senja adalah
letih yang menyatu dengan polusi
rindu yang terlampiaskan ataupun tidak
jingga yang menghitam pelan-pelan
***
Ada kamu dalam tiap hujan yang aku temui
(dan selalu aku ingat)
Ada kamu dalam tiap fajar yang aku datangi
(dan selalu aku ingat)
Ada kamu dalam tiap senja yang aku lalui
(dan selalu aku ingat)
***
S.