Nov 30, 2011

Ketika baik - jahat (ternyata) relatif



Malam, pemirsa !
Saya sedang tidak dalam kondisi hati dan pikiran yang baik. Kebetulan yang mau saya ceritakan malam ini juga ada kaitannya tentang hal tersebut.
Tapi tenang, saya yang sekarang sedikit berbeda dengan saya ketika awal mula blog ini lahir. Dulu, saya sulit sekali mengontrol emosi di dunia maya. Kesel sedikit berkoar - koar di jejaring sosial, misuh sana - sini. Kalo sekarang, saya cukup berbagi hikmah yang saya dapat dari serangkaian masalah - masalah tersebut.

***
Naif - terlalu naif

Saya punya kekurangan, semua orang punya kekurangan. Saya sadar bahwasanya kekurangan saya lebih banyak dari kelebihan saya jikalau memang ada. Satu dari sekian banyak kekurangan saya adalah saya yang terlalu naif.
Saya selalu menganggap bahwa tidak ada orang jahat di dunia ini, dan saya selalu percaya bila semua orang pada dasarnya baik. sangat naif, bukan?

Kemudian ketika nyatanya sekelompok orang yang saya anggap baik ini melukai hati saya, jatuhlah saya.

Positif - selalu positif

Kelemahan saya yang satu ini sebenarnya bukan kelemahan jikalau masih dalam batas kewajaran. Hanya saja, saya memang lebih dan berlebihan.
Ada hubungannya dengan kenaifan saya yang luar biasa, saya selalu berpikir sisi baik dari setiap hal yang membuat saya sakit hati atau terluka atau sakit jiwa. Misalnya, ketika saya dibohongi, saya anggap bahwa mungkin saja orang yang membohongi saya itu tidak secara sengaja melakukannya. Mungkin sifat ini baik, seharusnya. 

Menjadi agak sedikit tidak baik ketika saya selalu menilai positif orang lain tapi menilai negatif diri sendiri. Dalam hal ini berarti saya selalu menganggap diri saya salah, meski secara nalar dan logika tidak demikian.

Relativitas baik dan jahat

Manusia tidak mungkin hidup sendiri, itu mutlak. Tetapi dengan siapa ia hidup dan atau melalui kehidupannya barulah tidak mutlak. Kemudian kita mengenal ada orang baik, ada orang jahat. Saya yang sedikit terlambat dalam memahami baik - jahat nya orang lain dikarenakan sifat naif - positif saya tadi, masih saja sedikit canggung dengan baik - jahat seseorang.
Lalu saya berpikir bahwa baik - jahat itu relatif. Seseorang dikatakan baik oleh suatu kelompok ketika mereka memiliki kesamaan visi dalam menanggapi sebuah problema. Sebaliknya, orang - orang yang kontra akan dikatakan jahat.

Contoh, seorang pencuri jelas dikatakan jahat oleh korban, tapi keadaannya menjadi berubah ketika ternyata pencuri ini adalah lelaki paruh baya yang memliki anak asuh sangat banyak dengan keadaan ekonomi yang sulit. Ketika sang pencuri pulang ke rumah membawa rezeki berupa makanan yang cukup untuk makan seluruh anggota keluarga, maka tentu pencuri ini adalah malaikat bagi anak - anak malang tersebut.

Ini contohnya keribetan haha tapi saya bingung nyari contoh haha -__-"
Selanjutnya timbul pertanyaan besar " Saya ini baik atau tidak ?  "

Ini yang mengganjal. Karena ada satu dan lain hal saya sedang terjebak dalam suatu keadaan dimana seolah saya bersalah, padahal angin pun tau saya tidak salah. ngek!

Entahlah, saya bukan tipikal orang yang hobi mengoleksi musuh atau sejenisnya. Tapi kalau ada satu - dua orang yang menilai saya kurang baik ya silahkan. toh pada akhirnya, hati kita bisa menilai mana yang baik dan mana yang tidak.

Salam, S.


Nov 26, 2011

Mengingat dan diingat

gambar dari sini

Halo halo haaaay. Kabar baik kan? Alhamdulillah.
Kabar saya baik, tapi sedang sedikit gundah gulana cemas tak terkira. apeuh. iya jadi ada sesuatu yang mengganjal hati dan pikiran. tapi tenang, postingan kali ini bukan ngebahas tentang kegalauan hati saya kok.


Ingat dan ingatan

Manusia ialah makhluk istimewa yang diberikan kemampuan untuk mengingat benar - benar menggunakan pikiran nya, tidak seperti binatang yang hanya dengan insting atau kebiasaan - kebiasaan yang ada. IMO, ingatan itu ada dua jenis menurut sifatnya, ingatan sengaja dan ingatan tidak disengaja. ( ih, berasa pakar ingatan gak sih ini orang? -___- ) Jadi ingatan sengaja adalah ingatan yang memang sengaja ditanam dalam pikiran karena alasan - alasan tertentu. Misalnya, kita mengingat rumus matematika karena besok ulangan matematika ataupun hal - hal semacam itu. Sedangkan ingatan tidak sengaja timbul karena pengulangan yang rutin atau terlalu seringnya sesuatu hal berkutat di sekitar kita. apasih? Gini, contohnya kita inget nomer hape sahabat atau pacar karena terlalu seringnya kita smsan atau telfonan sama orang tersebut.

Sebenernya banyak pembagian ingatan yang lain, tapi berhubung saya bukan pakar ingatan atau semacamnya dan juga postingan kali ini saya bukan mau ngomongin ini jadi yaaaa langsung kepada topik.


Mengingat - ingat

Saya adalah tipe orang yang mudah lupa atau pelupa untuk hal - hal yang tidak terlalu penting. Tapi untuk sesuatu yang penting atau berkesan, saya akan mengingat - ingatnya terus dan sulit lupa.
Saya masih ingat kenakalan - kenakalan saya saat masa kecil ( ciyeeee pernah kecil ), saya ingat nama lengkap sahabat - sahabat saya, saya ingat siapa cinta monyet saya, saya ingat semua tanggal lahir keluarga besar saya, saya ingat tanggal jadian dan putus saya, dan seterusnya.


Sampai sekarang, saya masih sering mengingat hal - hal yang seharusnya tidak perlu diingat lagi. Saya masih ingat dengan jelas bagaimana mantan saya menyatakan cinta, atau saat dia dengan sabarnya nemenin saya 14 jam buat daftar kuliah, atau saat dia nemenin saya belajar sampe ketiduran dan lain - lain. Hal - hal seperti ini yang sebenarnya tidak ingin saya ingat - ingat lagi. for sure.


Saat ini saya sedang membuka hati untuk seseorang, yang mengingat perkataan saya bahkan yang tidak terlalu penting sekalipun. seseorang yang senantiasa tiada henti membuat saya tertawa. oke oke, postingan ini juga bukan buat ngomongin yang bersangkutan, back to the topic!


Yang jelas adalah, mengingat - ingat sesuatu yang seharusnya tidak perlu lagi diingat benar - benar tiada guna. zz


Diingat - ingat

Nah, sebenernya inti postingan ada di sini. huehehehe.
Sekitar tiga hari lalu saya mendapatkan kenyataan yang membuat saya malu dan merasa bersalah.
Bermula dari saya, yang beberapa waktu lalu menjadi tutor di desa binaan. Berbagi ceria dan cerita dengan anak - anak bermata malaikat. Mencurahkan semua kasih yang saya punya. Begitulah, saya luar biasa menikmati masa - masa itu.
Kemudian beberapa waktu belakangan ini, saya sedang dalam masa perbaikan nilai akademik dan berhubung sudah ada pergantian masa tutor jadi saya jarang main - main ke DB lagi.
Tapi tiga hari yang lalu, ketika saya sedang menunggu angkutan umum di gerbang depan kampus, anak - anak saya (baca: anak DB yang saya pegang) berjalan pulang usai DB. dan mereka menyapa saya dengan sumringah. mereka masih ingat saya! benar - benar tidak lupa!
jujur sepenuh hati saya terharu.


Di sinilah saya sadar, bahwa disadari atau tidak, banyak orang di sekitar kita yang selalu meningat kita karena mungkin keberadaan kita memiliki arti bagi mereka. Dan saya juga sadar bahwa, ialah salah bila mengingat yang bahkan sekalipun tidak pernah mengingat kita dan tidak mengingat yang senantiasa mengingat kita.


Salam, S.




Nov 22, 2011

Lonely -

 

ini lagu daleemnya luar biasa bok!

22 November 2010 - 22 November 2011



Hi you there !
Thanks for giving me a greatest experience, for giving me a lot of chances to laugh, love, shy, and cry.
Today, within all of our memories, I try to face them then start my life from beginning.

hoaahahahahaha, today is my first year become single lady !
whoaaaaaa, there's no worry to be a single lady, I guess.

I miss you, absolutely.
I miss all the way you make me laughing
But for sure, I have let you go, with your *ehem now. huehehe

Mizan, you'll be my friend (again), won't you ?


Nov 6, 2011

[Idul Adha part2] duo S, sabar dan syukur

Assalamualaikum kakak kakak adik adik yang masih tetep lucu. gimana hari ini ? udah puas ngeliatin sapi - sapi montok dikulitin? udah puas makan satenya ? udah puas ngabisin iga bakarnya? kalo udah puas, jangan lupa alhamdulillah. uhuk

saya baru mikir kemaren sore, kenapa ya anak kecil suka banget ngeliatin sapi (*setidaknya hampir semua anak kecil di lingkungan rumah saya gak pernah absen nengokin sapi). yang membuat saya heran adalah:
1. apa yang diliatin ya dari sapi - sapi tanpa busana yang montok abis itu?
2. baunya luar biasa loh, belom lagi kalo abis buang hajat seenak-enaknya, mantep.
tapi yaaa, saya juga dulu pernah kecil dan (mungkin) saya dulu juga gak pernah absen nengok sapi sebelum hari pembantaian kurban.

oke, post saya malem ini bukan soal anak - anak kecil yang bahagia banget ketemu sapi ataupun bukan soal sapi - sapi yang galau sebelum disembelih sehingga mengeluarkan hajat lebih banyak dari biasanya. saya mau ngomongin tentang duo s, sabar dan syukur. tenang, ini bukan tentang kesabaran sapi yang membuat manusia bersyukur loh.

***

sebenernya ini ngelanjutin postingan sebelumnya tentang ikhlas. jadi selain ikhlas, kisah Nabi Ibrahim juga ngajarin tentang sabar dan syukur. gak beda jauh sama ikhlas, sabar sama syukur ini gampang banget diucap tapi sering dilupain.

kalo anak muda bilang ikhlas itu leganya kayak buang hajat, nah kalo sabar itu rasanya kayak "duduk diem lama bareng idola lo" trus kalo syukur itu rasanya "bahagiaaaa banget, apa aja jadi bagus keliatannya".


***


sabar itu tanpa batas


saya sering banget denger baik di kehidupan nyata ataupun di layar kaca, orang - orang kalo lagi emosi pasti ngomong gini "SABAR ITU ADA BATASNYA". awalnya saya setuju, karena saya mikir yang namanya manusia kan gak sempurna jadi ya wajar kalo punya batas kesabaran. tapi ternyata kata salah satu buku renungan kalbu yang saya pernah baca, sabar itu tanpa batas, kalo ada batas ya berarti belum sabar.

***


syukur itu menenangkan dan menyenangkan


bersyukur itu proses mencintai hidup yang paling sederhana dan gak butuh banyak tenaga ataupun biaya. cuma ya emang dasar manusia makhluk yang jauh dari rasa puas, sebanyak apapun nikmat yang udah didapet tetep aja susah buat bersyukur. uhuk. kalo kita gak bersyukur berarti kita gak mencintai hidup dan kalo udah gitu ya gimana mau hidup tenang dan senang?


***


sabar + syukur + selalu ikhlas = surga !


jadi sebenernya sabar, syukur dan ikhlas itu paket lengkap hidup bahagia dan ini udah dipraktekkan oleh Nabi Ibrahim lewat kisah Beliau.
saya pribadi sedang dalam proses untuk senantiasa 3 S ini. tujuan ya supaya hidup lebih damai dan bahagia.


oke udah malem dan kebetulan saya lagi nyiapin presentasi buat besok sambil terus sabar, syukur dan selalu ikhlas :D


Salam, S



Nov 5, 2011

[Idul Adha part1] ikhlas itu.....

Haaaai, anyeong ha-se-o ! (*disarankan harus pake logatnya Yamapi pas jadi Iwase-Ken di drama seri Jepang Proposal Daisakusen )

assalamualaikum yaw teman teman yang lucu - lucu. malem ini berhubung lagi malem takbiran jadi mau ngepost yang 'bener' dikit. yap bener! sama kayak judul di atas, malem ini mau ngomongin ikhlas. ikhlas apaaaa sih?


***


sebenernya saya juga belum tau makna ikhlas yang bener - bener itu seperti apa, susyah diungkapin dan juga dijelasin. cuma simplenya sih, kalo kata anak muda jaman sekarang "kalo lo udah ikhlas itu rasanya kayak abis ngeluarin poop yang udah lo tahan sekian lama. LEGA." bener gak sih gitu? 


oke, umat muslim pasti udah hapal luar kepala tentang kisah Nabi Ibrahim alaihissalam. tentang betapa kepinginnya beliau punya anak eh pas udah punya anak malah disuruh sama Tuhan supaya anaknya disembelih. uh banget gak sih? berhubung beliau seorang Nabi yang memiliki hati luaaaas banget, beliau mengikhlaskan anak kesayangannya untuk dikurbankan.
nah! ikhlas tuh!
kalo dari kisah ini, saya sih mikirnya ikhlas itu melepaskan atau merelakan sesuatu yang benar - benar kamu inginkan.
kalo berdasarkan pengalaman sekarang - sekarang ini, ya contoh ikhlas yang paling gampang dimengerti adalah jangan terpuruk pas kamu gak dapet PTN yang kamu mau. uhuk.


***


ikhlas itu jangan kebanyakan ngeluh !

di jaman yang serba canggih macem sekarang ini, curhat bukanlah suatu yang tabu. anak - anak jaman sekarang kayaknya udah jarang banget nulis diary atau semacamnya, lebih sering curhat via jejaring sosial yang udah beraneka ragam.
dosen ngebosenin langsung update twitter, tugas numpuk berkoar - koar di bbm, daaaan lain sebagainya.


belom lagi kalo jalanan macet, udara panas, sampe ngantuk di jalan pun jadi bahan cerita di jejaring sosial. ngeluh ini itu di sana di situ. capek gak sih?


ngeluh itu capek dan buang waktu. obatnya cuma satu: ikhlas ! easy to say hard to do beneran deh ini kan.


***


ikhlas itu gak ngarep apa - apa


cerita yang lain lagi, biasanya ikhlas identik dengan kegiatan memberi. artis ataupun pejabat kalo lagi ngasih amal pasti direkam media. trus masyarakat awam yang nonton komentar "ih kepingin banget orang - orang tau? yang ikhlas dong, pak!"


kalo kondisinya kayak gini, sebenernya keikhlasan cuma Tuhan sama pihak yang bersangkutan yang tau. dan kalo udah gini, saya jadi tambah bingung, jadi ikhlas itu kayak gimana?


ikhlas itu memberi tanpa mengharap - anonim

saya lupa pernah baca di mana kalimat di atas. tapi yang menarik adalah sebuah tweet dari seorang temen yang ada hubungannya sama kalimat di atas. jadi tweetnya gini: 

Ada dua dermawan. yang satu atheis dan yang lain beragama. mana yang lebih ikhlas di antara keduanya? jawabannya adalah atheis sebab yang beragama masih mengharapkan balasan dari Tuhannya

jujur, saya makin bingung bagaimana mendefinisikan ikhlas.

***

well, menurut saya ikhlas itu memberi tanpa harap, segera bangkit usai jatuh dan tersenyum lebar saat benar-benar ingin menangis.


Happy Ied Adha Mubaraaaak ! :D
semoga kurban kita semua tahun ini diterima keikhlasannya oleh Allah, amin.



Nov 3, 2011

akhirnya !

Hai, anyeong, kombanwa, assalamualaikum !

hari ini saya bahagiaaaaaaaa banget. ada dua hal yang membuat saya bahagia. pertama adalah setelah penantian panjang akhirnya saya punya modem baru, HAHA *ketawa setan*. Bentuknya biasa aja, warnanya sedikit menggemaskan. yak, bisa dilihat:




***

mendapatkan modem ini butuh perjuangan penuh peluh, apeuh. jadi bermula ketika saya berencana beli modem yang murah tapi bagus. nanya sana sini ternyata kata semua yang saya tanya modem mah sama aja, tergantung daerah. *jleb. berhubung rumah saya jauh dari perkotaan, saya jadi banyak berpikir, banyak banget.

di saat saya lagi galau, karib saya si jani ngasih tau kalo lagi ada pameran IT gitu di JCC. wah mendadak gila deh, seneng bukan kepalang, pengen cepet cepet kesana. ah susah diungkapin pake kata - kata.

jadilah hari ini, jam 10 lewat sekian, saya berangkat menuju tkp bersama karib yang lain, didil. kami berdua naik transJakarta supaya keren cepet. biasanya jam segitu TJ lagi lengang banget, berasa punya sendiri, pokonya dewa! tapi tadi kok? 3 bus pertama penuhnya kaya gbk pas timnas tanding ( emang pernah nonton timnas di gbk ha ? -,-" )
di saat saat hampir kecewa gegara TJ penuh, hape bergeter.

abang jon: udah berangkat belum ?
saya: lagi nunggu TJ
abang jon: tunggu gue ikut

dan personil bertambah satu, pas jadi trio kwek kwek. dan  juga kesabaran membawa berkah, di bus TJ yang ke sekian akhirnya dapet bus yang lengaaang macam surga. cuslah kitah.

***

begitu turun di shelter GBK, kita bimbang penuh pertimbangan. apeuh. KE ARAH MANA YA KALO MAU KE JCC ? celingak celinguk macam kabayan + temen segengnya. bertanyalah kepada mbak mbak penjual karcis TJ
saya: mbak, kalo mau ke jcc dari sini kemana ?
MPKTJ: mestinya tadi turun di polda metro jaya mbak
saya: ( dalem hati: ih emang kita cewek apaan? ) oh gitu ya mbak, makasih.

kata temen, JCC itu di tengah - tengah shelter GBK sama polda, jadi bisa turun di keduanya. well, kita bertiga jalan. lumayanlah, langit mendung jadi ga terlalu berasa. tapi naas, kami bertiga beneran hilang arah. KOK UDAH NYAMPE SHELTER POLDA TAPI GAK LIAT TANDA TANDA JCC ???

malu bertanya sesat di senayan. bertanyalah kemudian kepada tukang ojek. dan setelah pedekate nanya ini itu geng trio kwek kwek gadungan berhasil sampai di tkp. jeng jeng jeeeeng.

***

kegaduhan TKK ( trio kwek kwek ) gadungan gak berhenti sampai disitu. pas udah nyampe, kita seenak enaknya main masuk aja, ditahan lah sama bapak polisi embul unyu, katanya disuruh beli tiket dulu. *kirain geratis gitu, pak

sampailah kepada tkp dan emang bener, ada satu merek modem ternama yang bagus dan lagi promo gede gedean banget, diskonnya sampe 75 % bok ! tapi eh tapi, ternyata itu berlaku dari  jam 5 sore dan saat itu baru jam setengah 12 sodara sodara !!! dan juga, ga mungkin kalo nunggu sampe jam 5, ya taulah yaaaa kenapa.

akhirnya beli saat itu juga tapi bukan merek tadi itu, merek lain dengan harga pasar. gapapalah, yang penting kehidupan ini tetap berlangsung.

***

jadilah saya punya modem baru, kedua karib saya pulang dengan tangan hampa tapi bilangnya mau balik kesitu lagi, baiklah.
makasih yaaaaa buat didil dan abang jon hari ini ! :D

***

yang kedua adalah hari ini HUJAN DERES sodara sodara hahaha, seneng banget bangetan pokonya !!
udah malem, udah dulu yaa.
salam, S

#Sufia

Sorbonne, Seoul, Saudi Arabia, SOON