Jan 10, 2011

Ranting Mahoni

Tegak menatap surya, beku dalam sentuhan jingga
Menanti kelopaknya menyala dalam temaram senja
Mahoniku tertawa, ditopang batangnya yang angkuh bersahaja

Aku tatap ia manja
Lalu ia melirik ragaku yang terkulai di akarnya
Kuceritakan tentang pelangi yang tak jua tiba
Tentang aku yang mulai bosan dengan badai yang tak kunjung reda

Angin bertiup sesuka hati, sekehendaknya saja
Menerbangkan tiap buih asa yang ku genggam erat dalam jiwa
Ah, dihempaskan pula seonggok rinduku
Kemudian tersangkut di situ,
Di ranting mahoniku.

Ah, lagi-lagi mahoniku tertawa
Kali ini begitu bertenaga
Hingga rantingnya bergoyang begitu menggoda,
Tapi tetap saja, rinduku melekat di sana.
Entah sampai kapan, entah berapa lama.


No comments:

Post a Comment

#Sufia

Sorbonne, Seoul, Saudi Arabia, SOON ♡