Patah – patah kuikuti tiap gemeretak sepi melangkah
sebab alurku mendadak tanpa arah
jadi biar saja segala sunyi paksaku pasrah
lalui kepingan elegi yang buat batin jadi gerah
sebab alurku mendadak tanpa arah
jadi biar saja segala sunyi paksaku pasrah
lalui kepingan elegi yang buat batin jadi gerah
Kearah mana rindu kutuju ?
kepada siapa galau kuramu ?
kepada kamu ?
atau aku ?
atau ?
siapa aku ?
dan siapa kamu ?
kepada siapa galau kuramu ?
kepada kamu ?
atau aku ?
atau ?
siapa aku ?
dan siapa kamu ?
Demi senja yang sinarnya selalu merona, aku rindu merindu
Ah, mana mungkin aku lupa rupa rindu, tuan
Ah, mana mungkin aku lupa rupa rindu, tuan
Mendekati setengah tahun semenjak luka membawa pergi rindu
Aku sempurna seorang diri tergugu
Tuhan, aku ingin kembali merindu
Aku sempurna seorang diri tergugu
Tuhan, aku ingin kembali merindu
Bekasi, Juni 2011

No comments:
Post a Comment