Feb 14, 2015

Tersenyum dan Berbahagialah!

Untuk yang hatinya tengah membadai,
tersenyumlah.

Hai.
Sebelumnya kuucapkan selamat mengulang tanggal lahirmu yang ke 23 kalinya, meski agak terlambat. Semoga keberkahan selalu mampu engkau petik dalam tiap langkah kehidupan, walau sulit.

Hai.
Perasaan manusia adalah keabstrakan yang paling menyulitkan. Tak tampak wujudnya, namun begitu nyata akibatnya. Tuhan yang menciptakan, untuk mengistimewakan kita. Lantas bersyukurlah.

Hai.
Tuhan menyimpan alasan dibalik setiap takdir yang ditulisNya. Alasan itu terkunci rapat. Hanya dalam keadaan tertentu seorang hamba mampu menafsirkannya. Salah satunya adalah pertemuan dan perpisahan.

Hai.
Mungkin aku tak terlalu mampu menyelam dalam badai hatimu, karena kelemahanku. Yang aku tahu, kau adalah lelaki baik. Jadi percayalah, Tuhan menyiapkan perempuan baik untukmu. Percayalah, ada saatnya kau dipertemukan dengannya. Teguhkan hatimu untuk selalu percaya. Setidaknya kepercayaan akan membuat badaimu sedikit mereda.

Hai.
Minta tolonglah dalam sabar dan shalat. Itu perintah Tuhan. Yang pertama adalah sabar, lalu jangan pernah meninggalkan sholat. Pasrahkan segalanya kepada Tuhan dengan dua cara itu. Kupercaya yang lebih baik akan menjadi hadiah kelak.

 Temanku,
berbahagialah.
Lakukan yang terbaik untuk hidupmu.

Temanmu yang juga selalu berusaha untuk bahagia,

S.

No comments:

Post a Comment

#Sufia

Sorbonne, Seoul, Saudi Arabia, SOON