Dec 30, 2013

Pesan Hitam Putih

Kita pernah sama - sama putih.
Lalu menghitam.
Lalu bersua.

Tercurangi lalu terpuruk
dalam waktu yang tak tau batas
adakah waktu memiliki batas?

Kemudian ada titik yang memutihkan hitammu, perlahan
Saat waktu mulai jenuh mempermainkan perasaan.
Sementara aku masih percaya diri dalam kelam, saat kau mulai membangun harapan

Kita pernah sama - sama putih, dulu sekali
Lalu menghitam
Lalu bersua
Kemudian kau perlahan memutih,
sementara aku masih betah menghitam

Waktu berlari
dan sudah terlalu jauh saat kita menyadari

Putihmu yang baru kemudian tumbuh dalam ketakutan, di balik trauma
sementara hitamku konsisten, meski juga di balik trauma

Waktu berlari
kita masih saja terlambat menyadari

Bahwa takdir terlalu pahit untuk pihak yang menepuk sebelah hati

Kita pernah sama - sama putih, dulu sekali
Lalu menghitam
Lalu bersua
Kemudian kau menumbuhkan putihmu dalam ketakutan

Takdir selalu pahit untuk pihak yang menepuk sebelah hati

Beberapa waktu lalu
hitamku menemui pemutihnya, setelah waktu yang cukup lama.
Namun ketakutanmu berujung pedih
Kau seolah akan menghitam lagi

Sebab kita pernah bertemu saat menghitam
Lalu kau menemui putihmu lebih dulu,
memberi aku harapan
bahwa putih akan jua menemuiku, terbukti sekarang

Aku tak ingin kau menghitam lagi, teman.
Kita harus berakhir pada putih yang bahagia.

Meski takdir selalu pahit untuk pihak yang menepuk sebelah hati,
Meski tak pernah ada pilihan bagi kita untuk memihak

Kumohon jangan menghitam lagi, kumohon.

***

Bekasi, 30 Desember 2013 dini hari
saat teman saya sedang patah hati sementara saya pada akhirnya jatuh hati kembali.

Dec 23, 2013

Kencan

Begitu katanya
Sementara aku berusaha untuk mengurangi kebodohan yang biasanya kulakukan
Dalam laku malu - malu

 

Dec 19, 2013

Penyakit Rahasia

Tebak saja.

Sebab nanti kau juga akan merasakan sakitnya.

Lalu pergi.

 

Dec 18, 2013

Batas, yang akan selalu ada.

Ada aturan yang menghidupiku duapuluh tahun terakhir -yang kusebut batas-karena sesuai namanya-memang membatasiku-

Pada awalnya aku terganggu, namun tidak lagi.

Aku nyaman dibatasi.

Sebab itu membuatku merasa istimewa.

Meski tak sekali aku kehilangan mereka-yang-ku-anggap-istimewa karena mereka-yang-ku-anggap-istimewa ini tak mampu menembus batasku atau paling tidak, tak sabar berjalan bersamaku dengan batas yang akan selalu ada itu.

***

Setelahnya aku sadar,

akan ada yang-lebih-istimewa dari mereka-yang-pernah-ku-anggap-istimewa yang kelak menikmatiku dengan semua batas yang akan selalu ada.

Aku tidak tau kapan yang-lebih-istimewa ini datang, tapi aku tau Ia pasti datang.
Tuhanku menjaminnya.

***

Desember yang ke 18, saat aku secara tiba - tiba merindukan yang-lebih-istimewa.


Dec 5, 2013

Batas

Ada batas yang seringkali tersembunyi
di balik kesediaan menanti

Yang dicipta waktu
yang dijaga kelu

Sengaja kuabaikan, batas itu

***

Ada batas yang seringkali tersembunyi
di balik kesediaan menanti

Yang begitu nyata
Jelas adanya

Sengaja kuabaikan, batas itu

***

Hai,
apa kabar, kamu?

saved as draft.

#Sufia

Sorbonne, Seoul, Saudi Arabia, SOON