Saya sedang membaca buku "Lapis-Lapis Keberkahan" karya Ust. Salim A. Fillah dan terenyuh dalam tiap kalimat yang saya baca di buku beliau ini. Saya berhenti di halaman 48 dan menemukan doa indah. Doa yang Ust. Salim tulis dengan penuh kerendahan hati seorang hamba. Doa yang terpanjat dengan penuh adab. Beginilah seharusnya saya berdoa sebagai hamba, pikir saya. Saya tulis doa tersebut di bawah ini, semoga bermanfaat. :)
***
ya Allah,
susurkan dan susulkan kami di jalan mereka yang Kaulimpahi cinta; dalam sempit maupun lapangnya, senyum dan juga lukanya.
maka, ya Allah, walau tak Kaukayakan kami seberlimpah Sulaiman; karuniai kami syukur dan tawadhu'nya, yang hormati semut serta burung hud-hud.
ya Allah,
walau tak Kauberi kami daya raga dan keajaiban seperkasa Musa, curahi kami keberanian dan keteguhannya memimpin kaum yang sering membuat kecewa.
maka, ya Allah, walau usia tak sepanjang Nuh mulia, tegarkan kami dengan kegigihan da'wah dan tekad bajanya untuk terus menyampaikna kebenaran dalam aneka cara.
ya Allah,
walau paras tak setampan Yusuf rupawan, kuatkan diri kami menahan semua goda dan derita, tajamkan nuraninya hingga mampu membaikkan negeri.
maka, ya Allah,
walau keajaiban tak selalu menyertai perjalanan, penuhi hati kami dengan kasih mesra seperti 'Isa, hingga tunduklah musuh dalam cinta.
ya Allah,
walau tak perlu ditelan ikan di gelap lautan, hiasi jiwa kami dengan kepasrahan Yunus yang rintih doanya Kaudengarkan.
maka, ya Allah,
walau tak usah mengalami kehilangan, dicekik sakit, miskin, dan musibah; sejukkan hati kami dengan sabar dan dzikir seperti Ayyub yang tabah.
ya Allah,
walau ujian cinta tak seberat Ibrahim, Hajar dan Sarah; limpahi keluarga kami dengan sakinah, mawaddah dan rahmah dengan keturunan yang shalih serta shalihah.
maka, ya Allah,
walau ibadah tak seterpelihara Zakaria dan kesucian tak seterjaga Maryam; nikmatkan bagi kami bakti anak mulia seperti Yahya dan Isa.
ya Allah,
walau belum pernah mencicipi surga bak Adam dan Hawa, jadikan rumah kami terasa surga sebelum surga, terimalah taubat atas segala dosa.
maka, ya Allah,
walau hidup tak sepedas-pedih warna-warni hayat Ya'qub, jadikan kami hanya mengadu pada-Mu semata, hingga menampilkan kesabaran cantik yang bercahaya.
ya Allah,
waau tak harus lari dan bersembunyi sebagaimana para Ashabul Kahfi, beri kami keberanian dan perlindungan saat tegas mengatakan Al-Haq di depan tirani.
maka, ya Allah,
walau kerajaan tak seluas Dzul Qarnain, curahi kami akhlaq pemimpin; yang senantiasa menyeru pada iman, membebaskan ummat, serta menebarkan manfaat.
ya Allah,
walau jangan sampai Kaukaruniai pasangan yang mirip Fir'aun, teguhkan kami bagai Asiyah yang mukminah, anugerahkan rumah di sisi-Mu di dalam surga.
maka, ya Allah,
walau persoalan hidup tak sepelik Ibunda Musa, bisikkan kami selalu kejernihan-Mu di firasat kami saat menghadapi musyqilnya hari-hari.
ya Allah,
walau ilmu dan kebijaksanaan tak seutuh Luqman Al-Hakim; tajamkan pikir dan rasa kami untuk mengambil 'ibrah di setiap kejadian.
maka, ya Allah,
susurkan dan susulkan kami di jalan yang lurus, di lapis-lapis keberkahan.
Aamiin.
***
Salam,
S.
***
ya Allah,
susurkan dan susulkan kami di jalan mereka yang Kaulimpahi cinta; dalam sempit maupun lapangnya, senyum dan juga lukanya.
maka, ya Allah, walau tak Kaukayakan kami seberlimpah Sulaiman; karuniai kami syukur dan tawadhu'nya, yang hormati semut serta burung hud-hud.
ya Allah,
walau tak Kauberi kami daya raga dan keajaiban seperkasa Musa, curahi kami keberanian dan keteguhannya memimpin kaum yang sering membuat kecewa.
maka, ya Allah, walau usia tak sepanjang Nuh mulia, tegarkan kami dengan kegigihan da'wah dan tekad bajanya untuk terus menyampaikna kebenaran dalam aneka cara.
ya Allah,
walau paras tak setampan Yusuf rupawan, kuatkan diri kami menahan semua goda dan derita, tajamkan nuraninya hingga mampu membaikkan negeri.
maka, ya Allah,
walau keajaiban tak selalu menyertai perjalanan, penuhi hati kami dengan kasih mesra seperti 'Isa, hingga tunduklah musuh dalam cinta.
ya Allah,
walau tak perlu ditelan ikan di gelap lautan, hiasi jiwa kami dengan kepasrahan Yunus yang rintih doanya Kaudengarkan.
maka, ya Allah,
walau tak usah mengalami kehilangan, dicekik sakit, miskin, dan musibah; sejukkan hati kami dengan sabar dan dzikir seperti Ayyub yang tabah.
ya Allah,
walau ujian cinta tak seberat Ibrahim, Hajar dan Sarah; limpahi keluarga kami dengan sakinah, mawaddah dan rahmah dengan keturunan yang shalih serta shalihah.
maka, ya Allah,
walau ibadah tak seterpelihara Zakaria dan kesucian tak seterjaga Maryam; nikmatkan bagi kami bakti anak mulia seperti Yahya dan Isa.
ya Allah,
walau belum pernah mencicipi surga bak Adam dan Hawa, jadikan rumah kami terasa surga sebelum surga, terimalah taubat atas segala dosa.
maka, ya Allah,
walau hidup tak sepedas-pedih warna-warni hayat Ya'qub, jadikan kami hanya mengadu pada-Mu semata, hingga menampilkan kesabaran cantik yang bercahaya.
ya Allah,
waau tak harus lari dan bersembunyi sebagaimana para Ashabul Kahfi, beri kami keberanian dan perlindungan saat tegas mengatakan Al-Haq di depan tirani.
maka, ya Allah,
walau kerajaan tak seluas Dzul Qarnain, curahi kami akhlaq pemimpin; yang senantiasa menyeru pada iman, membebaskan ummat, serta menebarkan manfaat.
ya Allah,
walau jangan sampai Kaukaruniai pasangan yang mirip Fir'aun, teguhkan kami bagai Asiyah yang mukminah, anugerahkan rumah di sisi-Mu di dalam surga.
maka, ya Allah,
walau persoalan hidup tak sepelik Ibunda Musa, bisikkan kami selalu kejernihan-Mu di firasat kami saat menghadapi musyqilnya hari-hari.
ya Allah,
walau ilmu dan kebijaksanaan tak seutuh Luqman Al-Hakim; tajamkan pikir dan rasa kami untuk mengambil 'ibrah di setiap kejadian.
maka, ya Allah,
susurkan dan susulkan kami di jalan yang lurus, di lapis-lapis keberkahan.
Aamiin.
***
Salam,
S.